Senin, 04 Juli 2011

Fenomena Crop Circle


Pengertian dari Crop circle adalah suatu aneka pola teratur yang terbentuk secara misterius di ladang tanaman, dimana pola-pola ini diciptakan atau dibuat dengan cara merobohkan tanaman seperti pada tanaman padi, gandum, jagung, lobak dan lain sebagainya. Istilah Crop circle pertama kali diperkenalkan oleh Colin Andrew, salah satu peneliti crop circle ternama di dunia. Crop circle makin berkembang hingga memiliki pola yang rumit dan tidak hanya berbentuk lingkaran.

Sejarah Crop circle dapat dilacak hingga tahun 1678. Pada abad tersebut, ada sebuah ukiran kayu yang disebut "Mowing Devil" yang menggambarkan iblis sedang menggambar desain oval di sebuah ladang gandum.

Dokumentasi dari kasus-kasus crop circle mulai terdokumentasikan di tahun 1970-an sampai dengan saat ini, Sekira 10 ribu crop formation dilaporkan ditemui di 26 negara di seluruh dunia dan sekitar 90% di antaranya ada di selatan Inggris.

Berbagai pendapat masyarakat indonesia menyebutnya, bahwa crop circle merupakan  “Jejak
UFOada pula yang menyebutnya bahwa crop circle merupakan faktor kesengajaan yang diciptakan oleh manusia untuk tujuan-tujuan tertentu. Namun, sampai saat ini belum ada yang bisa memastikan siapa yang membuat Crop circle.

Crop circle merupakan suatu fenomena alam yang misterius dalam kejadiannya, jika ditinjau dari sudut pendapat terciptanya karena faktor kesengajaan yang diciptakan oleh manusia untuk tujuan-tujuan tertentu. Metode pembuatan Crop circle biasanya dibuat semalam, akan tetapi ada pula yang telah dibuat pada siang hari, ada beberapa macam metode yang digunakan diantaranya :
  1. Dengan cara mengikatkan salah satu ujung tali ke titik jangkar dan ujung lain ke papan yang akan digunakan untuk menghancurkan maupun merobohkan tanaman.
  2. Metode yang kedua yaitu dengan cara menggunakan alat bantu mesin roller rumput, yang dioperatori oleh petani tersebut atau si pembuat.

Contoh Crop Circle yang ada di dunia : 

1) Dalian Cornfield Maze
2) The Human Butterfly
 3) Mowing Devil

Penyakit HIV/AIDS



A. Virus HIV
HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.
Virus HIV menyerang sel CD4 dan merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.
B. Penyakit AIDS
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus HIV dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.
Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu yang lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS yang mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS.
AIDS(Acquired Immune-deficiency disease syndrome) adalah Penyakit yang dapat menyebabkan kematian.AIDS disebabkan oleh virus HIV(Human Immunodefieciency Virus)yang mulai dikenal pada abad ke 20.Berdasarkan data tahun 2004, AIDS menjadi epidemic yang menyebabkan kematian didunia sampai 3.1 juta jiwa.
C. Penularan HIV
Tahukah kamu cara penularan HIV/sebagian besar orang tertular HIV karena hubungan seksual,Virus ini dapat menyerang orang pemakai narkoba dan tato yang menggunakan jarum suntik dan semprotan yang telah terkontaminasi oleh Virus HIV juga bisa melalui transfusi darah.Ibu hamil yang mengidap AIDS dapat menularkan Virus HIV pada janin.
Penularan HIV sangat cepat sekali,seperti di Indonesia.Hal ini disebabkan oleh penggunaan narkoba semakin banyak,seks bebas,dan perpindahan penduduk yang tinggi.untuk itulah,kita harus menggapi dengan serius dan sebisa mungkin mencegah Virus ini.
D. Tanda dan Gejala Penyakit AIDS
Seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas, penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut.
Setelah kondisi membaik, orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebalan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang. Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telahmelakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.
Adapun tanda dan gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya
adalah seperti dibawah ini :
1. Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia).

2. Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejalaseperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
3. Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi .
4. System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung
(Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki.

5. System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau cacar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami
infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.